Balikpapan (06/06/2026), Prodi Manajemen Haji dan Umrah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung ikuti temu Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Hotel Gran Senyiur, Kamis sampai dengan Ahad Kota Balikpapan Kalimantan Timur.
Kegiatan yang dibuka resmi oleh Walikota Balikpapan ini mempertemukan para akademisi dan praktisi dakwah. “Keilmuan dakwah harus selalu berkembang karena merupakan tuntutan zaman yang tidak bisa kita hindari tanpa melupakan substansi ajaran Islam,” kata Rahmad Mas’ud Walikota Balikpapan dalam sambutannya. Menurutnya, perguruan tinggi keagamaan Islam harus berperan dalam merumuskan konsep dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Para akademisi terdiri dari dekan, wakil dekan, Guru Besar rumpun ilmu dakwah, dan para koordinator program studi dari berbagai STAIN, IAIN dan UIN se-Indonesia serta para pengurus asosiasi yan terdiri dari APDI, ASKOPIS, PAMDI,PABKI, P2MI dan termasuk PAMHU.
Ketua umum PAMHU (Perkumpulan Ahli Manajemen Haji dan Umrah) Prof.Dr.H.Dindin Solahudin,MA menegaskan bahwa temu Fordakom ini juga merupakan ajang penguatan eksistensi Prodi Manajemen (dakwah) Haji dan Umrah sebagai bentuk tadbir ad dakwah. Senada dengan hal tersebut Ketua Prodi MHU FDK UIN Bandung Dr.H.Asep Iwan Setiawan,M.Ag juga menegaskan bahwa Prodi ini dibawah naungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi akan terus dikembangkan tentunya melalui asosiasi PAMHU melalui diskursus penguatan keanggotaan serta menguatkan persamaan pemahaman dan perbaikan kurikulum demi peningkatan kualitas akademik.
Adapun para praktisi dakwah hadir dari berbagai daerah untuk membahas penguatan peran dakwah dan komunikasi Islam dalam menghadapi perubahan sosial di era digital.
Rangkaian acara ini tidak hanya berpusat di Balikpapan, tetapi juga di kawasan IKN. Digelar diskusi dengan perwakilan OIKN tentang Smart City dengan konsep negara Madani dan Peran PTKIN. Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prof.Dr.H.Enjang,M.Si.,M.Ag menyatakan bahwa Agenda ini sgt penting kaitannya dengan kiprah akademisi di negeri ini “Agenda di IKN ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan secara langsung tentang perkembangan kawasan strategis nasional IKN sekaligus memperluas perspektif akademik terkait peran dakwah, komunikasi, dan pendidikan tinggi Islam dalam pembangunan bangsa” tegas Enjang. (Yun)





